"Buruh bersatu tak bisa dikalahkan! Buruh bersatu tak bisa dikalahkan!"begitulah kumandang sekitar 150000 massa buruh dari bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Negara. Teriakan satu kelompok membakar semangat kelompok lainnya untuk menyuarakan persatuan buruh, bak sangkakala di terik siang Mayday, hari buruh sedunia.
Atribut dan spanduk mulai disemat dan disingsingkan, massa yang mulai terkonsentrasi di bundaran HI pada jam 09.00 dan mulai bergerak menuju istana pada jam 10.00.
Dalam aksinya kali ini ada tiga yang menjadi tuntutan utama massa.Sebagian besar massa pertama menuntut penuntasan RUU BPSJ (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) turunan dari Undang-Undang No.40/2004 tentang SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) yang sudah bertahun tidak kunjung menyentil titik temu.
Mereka juga menyatakan kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang tidak memberikan jaminan sosial bagi buruh dan menuntut MPR untuk menurunkan Presiden turun bila tidak mampu memberikan yang menjadi hak buruh di Indonesia.
Ketiga, mereka menuntut penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing.
Sempat terjadi aksi dorong antara massa dengan polisi diakibatkan massa yang tidak diizinkan melewati jalan depan istana. Sempat pula terjadi aksi bakar ban oleh massa.
Demo hari buruh tahun ini secara keseluruhan berlangsung damai.
Berikut hasil jepretan di lapangan.
z
![]() |
![]() |
| Massa lalu diarahkan ke salah satu jalan di depan Istana. Sementara pembatas jalan menuju Istana dipagari duri dan dijaga oleh kepolisian. Proses ini sempat mengganggu arus lalu lintas. |
![]() |
| Massa sempat meluapkan kekecewaan dengan aksi bakar atribut di depan istana. |
![]() |
| "BPJS harga mati!" seru massa sambil membakar atribut di jalan depan Istana. |
****
Sekedar sharing, ini liputan demo pertama saya yang notabenenya adalah mahasiswa jurnalistik. Memang ada sensasi tersendiri ketika kita juga ikut terbawa euforia massa, adapun persaan was-was juga menghantui jika sewaktu-waktu kerusuhan pecah.
Puji Tuhan Alhamdulilah Aman.
Ada beberapa foto-foto menarik yang sengaja ataupun tidak sengaja tertangkap kamera saya.
![]() |
| Seorang anak sedang menyuarakan persatuan buruh. Nah lho, udah ngarti? |
![]() |
| Demo tidak lepas dari sampah plastik yang bertebaran... termasuk Gue..hehe |

![]() |
| Coba lebih diperhatikan dua foto di atas. Ketemu kah? hehehe |
Hari buruh serta aksi demo semoga tidak hanya menjadi acara tahunan belaka. Yang sembari lewat sebagai penyemangat hari saja, oleh para birokrat karat. Mbok yoo di denger....
PS: Bodo amat Penulis Boleh Narsis

















No comments:
Post a Comment