Friday, October 19, 2012

Setelah Api Padam


Ini cerita lama yang belum sempat saya bagikan kepada kawan-kawan ketika saya diberi kesempatan magang sembari liputan lapangan di harian Jakarta Globe. Simak.

Jakarta pada momen lebaran 2012 lalu sempat membara, dalam arti harafiah. Daerah perumahan semi permanen kerap jadi sasaran api kala itu. Terhitung sekitar 139 kasus kebakaran terjadi antara bulan Juli-Agustus (sumber: tribunnews.com). Alasannya beragam; rumah yang ditinggal mudik, peralatan elektronik dan kompor meleduk, arus pendek listrik, sampai isu pilkada DKI.

Tidak semua lokasi saya liput, tentu. Namun, ada dua tempat yang sempat saya sambangi, yaitu kawasan Karet Tengsin dan Kapuk Muara. Sayang tidak 'Pas' tapi 'Pasca', takapalah.

Memang tak ada gambar menegangkan pemadam kebakaran bertarung melawan api atau drama isak tangis warga, tapi saya toh percaya masih ada kisah setelah api padam...

#Ps Kalimati, Karet Tengsin
pasca kebakaran 10 Agustus 2012

Lokasi yang diduga menjadi sumber api.



Tumpukan baju sumbangan dari relawan.



Di antara puing bangunan



Kaki bocah yang asik bermain di sisa (yang mungkin) rumahnya.



Membangun lagi kenangan



#Kapuk Muara
Pasca kebakaran 22 Agustus 2012
diperkirakan 300 rumah hangus.


Petugas dinginkan lahan



Warga musti berhati-hati ketika mencari/menyelamatkan perkakas rumah mereka, pasalnya selain merupakan daerah rawa (sewaktu-waktu bisa jeblos), beberapa tempat pijakan masih memerangkap panas pasca kebakaran.



Mengungsi di lapangan.



Si pemilik rumah.



Main



Jelaga dalam jendela




   

No comments:

Post a Comment

Terawang

My photo
Lahir di era 90an di mana Sarah (Si Doel) masih seksi dan tazos masih trendi. Berprofesi sebagai tukang foto keliling. Menggeluti fotografi sejak SMA dengan kamera Nokia. Ritual lain adalah berpuisi.

Followers